Kaus Oblog “DAENG” Beredar di Makassar

Kaus oblong yang bertemakan Makassar dan Sulawesi Selatan mulai beredar di dalam kota Makassar, diproduksi dengan merek dagang “Daeng Siping”.
Makassar, 1/12 (Antara/FINROLL News) – Kaus oblong yang bertemakan Makassar dan Sulawesi Selatan mulai beredar di dalam kota Makassar, diproduksi dengan merek dagang “Daeng Siping”.

Tema kata-kata dan gambar seperti “Saya Orang Makassar, Kalo Kita Orang Apa???” begitu diminati oleh pengunjung Anjungan Pantai Losari, tempat merek dagang atau branding ini dipasarkan.

Pemilik merek dagang yang diambil dari namanya sendiri, Daeng Siping, di Makassar, Selasa, mengungkapkan jika produknya sudah beredar sejak dua pekan lalu dan sudah berada di tangan yang bukan saja orang Makassar dan Sulsel umumnya, tapi wisatawan domestik yang kebetulan membelinya di anjungan Bugis-Makassar, Pantai losari.

Bahkan, ujar Dia, baju kaus buatannya sudah dipakai oleh mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, dan Wali Kota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin.

“Kata-kata dan gambar yang mendeskripsikan Makassar selama ini belum ada, yang ada seperti Jogjakarta, Jakarta, Thailand dan lain-lain. Makassar mana? jadi itu yang menginspirasikan kami untuk memproduksi dan memperkenalkan Makassar lewat kaus oblong,” jelasnya.

Dia menceritakan, jika Yogjakarta terkenal dengan “Dagadu”, Bali dengan “Joker” maka “Daeng Siping” diupayakan menjadi produk baju dengan kata-kata dan gambar khas Kota Makassar, yang dikenal dengan “angin mammiri” ini.

Dijelaskan, jika kata-kata dan gambar pada baju kaus yang diproduksinya cukup terbatas dan disesuaikan dengan tema yang telah ditentukannya dan momen-momen tertentu yang memiliki kaitan dengan budaya dan masyarakat Makassar dan Sulsel.

Seperti gambar tokoh Sulsel, Sultan Hasanuddin, gambar Pantai Losari, dan gambar dan kata-kata minunam khas Sulsel “Ballo sejak dulu kala” serta lainnya.

“Hingga saat ini kami siapkan sebanyak 50 tema gambar dan kata-kata dan sampai saat ini telah mencetak belasan tema. Diantaranya itu, ada tema yang diproduksi secara terbatas, ” tambahnya.

Sedangkan harga kaosnya antara Rp25.000 hingga Rp35.000 per lembar dan dapat memesan jika baju yang diinginkan sudah habis.

Daeng Siping optimistis dengan usaha memperkenalkan Makassar lewat baju, meski sudah banyak usaha seperti ini tutup karena berbagai hal, seperti TLC, Bereng-bereng dan berjamurnya produk distro (distributor outlet).

“Kami harus tetap eksis apa pun yang terjadi. Karena baju seperti ini pangsa pasarnya umum, bukan hanya anak muda,” ucapnya.

Bukan itu saja, ujarnya, “Daeng Siping” juga akan memproduksi souvenir-souvenir buatan Daeng Siping

sumber : http://daengsiping.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: